
Teman – teman mahasiswa terkadang bingung jika dihadapkan pada pertanyaan ” Mau fokus kuliah atau perdalam ilmu agama ? “, Fokus kuliah!, karena merengkuh pencapian setinggi-tingginya dalam akademis adalah kewajiban. Nilai penuh dan karier bagus akan mengikuti jika kefokusan dalam kuliah selalu dijaga lajunya.
Tapi apakah cukup hanya dengan nilai penuh wisuda cepat?, sehingga kedalaman ilmu kita hanya pada apa yang tercatat dalam notebook dan buku – buku tebal yang bertumpuk di perpustakaan. Sedang dengan ilmu kehidupan, hanya sedikit yang kita pahami.
Sebagian lagi memilih memfokuskan diri untuk memperdalam ilmu agama, dan ini adalah pilihan yang tepat. Akan tetapi terkadang terlihat mahasiswa yang memfokuskan diri dalam ilmu agama menjadi ” ngeri “, Jarang hadir dikelas, tugas kuliah terbengkalai, diikuti kegaluan saat ujian akhir semester dan remidi disaat liburan. Kenapa bisa terjadi?
Tidakkah kita inginkan seorang mahasiswa yang memberatkan urusan agamanya akan tetapi tidak melalaikan amanah perkuliahannya?, Selain menguasai ilmu – ilmu akademik dengan nilai penuh dia juga terbahagiakan dengan ilmu kehidupan yang didapat dari ilmu agama. Membuat ilmu yang dia peroleh di kampus menjadi sarana untuk menapaki jalan yang telah ditunjuki oleh hidayah dari ilmu agama yang Allah telah mudahkan. Sehingga tampak indah langkahnya, manis senyumnya, halus perkataannya, dibalut dengan kuatnya iman karena ilmu (agama) , dan dihiasi dengan pernak – pernik ilmu profesi. Bagaikan lentera yang terus berpijar, memberikan cahaya untuk diri dan menerangi kegelapan sekitar.
Akan kah anda mengikuti jalannya? mengutamakan akherat tanpa melupakan dunia? Hadiri dan ambil manfaatnya ” Islamic Sharing ” (baca info lengkap di poster).
Tidak lah menyesal orang yang bersusah payah untuk mendapatkan ilmu, karena ilmu itu manis pada waktunya. ” Sahabat Perawat “











