http://sahabatperawat.com/wp-content/uploads/2012/04/fk3i-2.jpghttp://sahabatperawat.com/wp-content/uploads/2012/04/fk3i-2.jpg

“Jangan bersedih perawat”

TERIMALAH SETIAP PEMBERIAN ALLAH DENGAN RELA HATI*

Jika Anda ingin berbahagia maka terimalah dengan rela hati bentuk perawakan tubuh yang diciptakan Allah untuk Anda. Apapun kondisi keluarga, bagaimana suara, seperti apa kemampuan daya tangkap dan pemahaman serta berapapun penghasilan.

‘Atha ibn Rabah, orang yang paling alim pada zamanya adalah seorang mantan budak berkulit hitam, berhidung pesek, lumpuh tanganya dan berambut kriting.

Ahnaf ibn Qais, orang arab yang dikenal paling sabar dan penyantun ini sangat kurus tubuhnya, bongkok punggungnya, melengkung betisnya dan lemah postur tubuhnya.

Al A’masy, ahli hadist kenamaan di dunia ini adalah sosok manusia yang sayu sorot matanya dan mantan budak yang tafkir, compang – camping bajunya dan tidak menarik penampilanya diri dan rumahnya.

Bahkan semua nabi dan rasulNya pernah menggembala kambing, Nabi Daud seorang tukang besi, Nabi Zakaria seorang tukang kayu dan Nabi Idris tukang jahit. Semua itu isyarat bahwa harga diri ditentukan oleh kemampuan, amal sholih, kemanfaatan dan akhlak. Maka janganlah bersedih dengan wajah yang kurang cantik , harta tak banyak, anak yang sedikit dan rumah tak megah.

Jika semua keinginan selalu di ijabah oleh Allah malah justru sebaliknya maka ingat akan kehidupan yang kekal sesungguhnya bukan di dunia, tetapi di akhirat. Orang yang berakal adalah yang senangtiasa melakukan sesuatu ntuk akhirat dengan keyakinan bahwa akhirat lebih kekal dan abadi. Sebaliknya, manusia yang paling bodoh di dunia adalah mereka yang memandang dunia segala – galanya , tempat dan tujuan akhir dari semua harapan.

Pernahkan kita merenung secara mendalam sesungguhnya para penghuni surge tak akan pernah sakit, tak bakal mati, tak pernah tua, dan pakaian mereka tak akan pernah lusut sekalipun. Mereka akan menempati istana – istana yang bagian luarnya terlihat dari dalam dan bagian dalamnya terlihat dari luar. Semua hal yang tidak pernah dilihat oleh mata, terdengar telinga dan terbetik di hati manusia. Ada sebatang pohon surge yang tak akan selesai dikelilingiseorang pengendara kendaraan selama 100 tahun lebih. Ingatkan pada diri anda bahwa panjang kemah di surga mencapai 70 mil lebih, sungai – sungai mengalir deras, buah – buahnya menggelanyut rendah hingga mudah dipetik, gelas – gelasnya tertata rapi, tahtanya demikian tinggi bantal – bantalnya tersusun rapid an permadani permadani yang terhampar luas.

Pasalnya di dalam Surga terdapat pelbagi keinginan yang pasti dikabulkan. Niscaya setiap bencana akan terasa ringan, dan semua kesengsaraan hidup tetap dapat dijalani dengan tenag hati.
*(Dr. ‘Aidh al- Qarni, sumber : kitab terjemahan LA TAHZAN)


Sahabat Perawat Berbagi Nasehat

354 days ago by in Keperawatan Jiwa , Motivasi | You can follow any responses to this entry through the RSS feed. You can leave a response, or trackback from your own site.